13.11.18

Game Level #12: Keluarga Multimedia - Day 10

www.education.com


www.education.com
www.education.com
Teknologi terakhir yang akan saya review adalah salah satu webpage luar negeri yang cukup membaca manfaat bagi saya yang kekurangan ide dan kreativitas dalam bermain bersama anak. Laman tersebut adalah www.education.com yaitu web yang berisi kurikulum belajar mulai dari anak pra-sekolah hingga sekolah dasar. Pada dasarnya, kurikulum yang digunakan bukan seperti di Indonesia, tapi banyak sekali material yang bisa diambil untuk digunakan belajar di rumah bersama anak. Karena Izza belum sekolah, maka saya mengambil beberapa kurikulum pre-school. Sayangnya web ini berbayar jika ingin menjadi member premium untuk mendapatkan material yang lebih lengkap. Tapi karena saya hanya ATM (Amati, Tiru, Modifikasi) jadi tidak mendaftar membership dan juga karena ada beberapa fitur yang bisa diakses secara gratis.

12.11.18

Game Level #12: Keluarga Multimedia - Day 9

Solite Kids, Secil Membaca


Secil Membaca
Secil Membaca
Aplikasi ketiga yang saya unduh dari Solite Kids adalah Secil Membaca, yaitu belajar membaca dengan cara yang menyenangkan. Masih dengan interface yang sama yaitu dua pilihan menu. Sepertinya aplikasi ini memang ditujukan untuk anak agar bisa belajar sambil bermain dengan cara yang menyenangkan dan tidak membosankan. Dalam hal ini, tetap dengan kontrol orang tua jangan sampai anak terlalu lama bermain ponsel, ya. Pilihan menu untuk melajar membaca ada 12 macam, mulai dari belajar mengeja huruf alfabet, huruf vokal dan konsonan, satu hingga tiga suku kata, ada juga kata dengan akhiran ‘ng’ dan ‘ny’.

Game Level #12: Keluarga Multimedia - Day 8

Solite Kids, Secil Doa Islam


Secil Doa Islam
Secil Doa Islam
Aplikasi selanjutnya masih produksi dari Solite Kids, karena ada tiga aplikasi yang saya unduh dari rumah produksi ini. Bukan promosi, tapi memang aplikasinya bermanfaat bagi keluarga kami. Aplikasi kedua yaitu Secil Doa Islam, yaitu aplikasi untuk belajar doa sehari-hari. Frankly said, Izza itu kalau diajari dengan cara tatap muka dengan saya atau ayahnya lebih banyak bercanda daripada serius, meskipun dia menangkap dan memahami tapi bercandanya itu yang kadang membuat saya kesal, hehe. Jadi ya, sesekali diselingi dengan beberapa aplikasi ponsel yang bisa menunjuang proses belajarnya. Sama seperti Secil Hijaiyah, Doa Islam juga dilengkapi dengan dua menu utama untuk belajar dan bermain. 

Game Level #12: Keluarga Multimedia - Day 7

Solite Kids, Secil Hijaiyah


Secil Hijaiyah
Secil Hijaiyah
Kali ini saya akan mulai review beberapa aplikasi android yang biasa digunakan Izza untuk bermain sambil belajar. Sebenarnya, memberikan ponsel untuk Izza itu semacam bumerang, Izza seneng tapi nanti bisa dia jadikan senjata disaat tertentu agar saya bisa memberikan dia ponsel. Saya biasanya memberikan dia ponsel saat makan di luar atau di dalam mobil jika kondisinya sedang tidak memungkinkan bagi saya untuk menghandle dia, contohnya saat sedang nyusui adiknya. Tapi, saya juga tidak bisa berkata ponsel itu tidak baik untuk Izza, karena nyatanya dia banyak belajar dari aplikasi atau pin youtube. Izza banyak menyerap kosa kata baru dan pemahaman baru yang sebelumnya belum pernah saya kenalkan. Aplikasi yang saya review kali ini dari Solite Kids, Secil Hijaiyah, yaitu aplikasi yang membantu anak belajar huruf hijaiyah.

6.11.18

Game Level #12: Keluarga Multimedia - Day 5

Primaku


Salah satu aplikasi yang membantu saya dalam memantau tumbuh kembang anak-anak adalah Primaku yang dibuat oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia. Saya juga menggunakan aplikasi Growth tapi hanya sebatas tinggi dan berat badan anak. Aplikasi Primaku gratis dan bisa memasukkan lebih dari satu data anak tanpa perlu upgare atau bayar. Ditambah lagi dengan fitur yang lebih lengkap. Hmm... saya kok jadi seperti promosi aplikasi, hehe. Saking sukanya dengan aplikasi ini. Di bagian halaman utama dari palikasi ini akan ditampilkan informasi tumbuh kembang anak, jadwal vaksinasi terdekat, dan artikel terkait. Untuk melihat secara detil bisa pindah ke tab lainnya.

Tab selanjutnya adalah jadwal vaksinasi yang dibagi menjadi 2 kolom, yaitu jadwal vaksin wajib dari pemerintah dan jadwal vaksin dari IDAI. Setiap jadwal disertai dengan alarm yang bisa diaktifkan waktunya semau kita. Jika diklik salah satu jenis vaksin, maka akan diberikan keterangan singkat mengenai vaksin tersebut.  Setelah melakukan vaksin bisa mengisi data di halaman tersebut disertai dengan tanggal dan nama vaksin yang digunakan. Halaman selanjutnya adalah data tumbuh kembang anak yaitu tinggi dan berat badan. Data tersebut disertai dengan grafik (seperti KMS) dari WHO, jadi orang tua bisa melihat tumbuh kembang anak sesuai grafik apa tidak.

5.11.18

Game Level #12: Keluarga Multimedia - Day 4

WPS Office


WPS Office
WPS Office
Aplikasi selanjutnya yang membantu saya dalam menjalani aktivitas sebagai blogger dan content writer adalah WPS Office versi apikasi di iphone. Sebenarnya memang lebih nyaman mengetik tulisan menggunakan leptop. Hanya saja, saat berkegiatan di luar rumah kadang ada ide tulisan atau hal penting yang harus segera saya catat dan buat outline-nya agar tidak lupa. Maka WPS Office adalah salah satu aplikasi yang saya gunakan selain google docs dan notes. Saya memilih aplikasi tersebut karena fiturnya yang cukup banyak, tersedia halaman untuk membuat tulisan dalam bentuk word, presentasi, dan excel. Dimana tiga hal tersebut sangat penting bagi saya.

4.11.18

Game Level #12: Keluarga Multimedia - Day 3

Instagram

Instagram
Instagram
Siapa, sih, yang tidak kenal dengan instagram? Sepertinya hampir semua kalangan usia mengenalnya. Aplikasi trending seolah tak tergantikan dengan aplikasi sejenis lainnya. bahkan sekarang muncul istilah selebgram yang artinya selebriti instagram. Tak perlu lagi tampil di televisi sudah jadi artis, hehe. Saya pernah impulsif menggunakan instagram, swafoto tiada henti dan tak ingin tertinggal demi konten dan komen para pengikut. Insyaallah sudah tobat dari dunia per-selfi-an, hehe. Untuk saya sendiri, instagram berperan penting untuk penghidupan saya sebagai buzzer digital markerting. Coba lihat beberapa postingan saya di instagram, jika ada suatu brand dengan caption khusus, sudah pasti itu postingan berbayar. Jadi salah satu produktivitas saya ditunjang oleh keberadaan instagram.

Game Level #12: Keluarga Multimedia - Day 2

Youtube

youtube
youtube
Teknologi kedua yang cukup membantu dalam membersamai anak-anak adalah youtube baik dalam versi web maupun versi aplikasi ponsel. Jika dari beberapa macam sumber mengatakan agar menjauhkan anak dari youtube dna sejenisnya, tapi tidak bagi saya. Karena kehadirannya cukup membantu saya baik untuk pengajaran atau sekadar fun time bagi anak terutama untuk Izza, sang kakak. Saya mengenalkan Izza pada youtube dengan tujuan sebagai salah satu media belajarnya terutama dari segi bahasa. Izza adalah anak kinestetik visual, jadi dia dengan muah mengingat dan meniru apa yang dia lihat.

3.11.18

Game Level #12: Keluarga Multimedia - Day 1

www.blogger.com


Menjadi keluarga multimedia di jaman sekarang seolah menjadi kebutuhan wajib, karena hampur semua hal dilakukan secara daring. Anak-anak sekarang berbeda dengan anak jaman dulu, jika saya dulu cukup puas bermain tali, petak umpek, atau bermain lumpur di sawah, sangat berbeda dengan sekarang. Jaman now, begitulah istilahnya. Anak usia sekolah dasar sudah mahir bermain ponsel bahkan mengoperasikan internet, atau mahal bisa menghasilkan uang dari hal tersebut. Orang tua pun tidak boleh kalah, anak pintar, orang tua pun harus lebih pintar dan tidak boleh ketinggalan jaman agar tetap bisa membersamai anak dimanapun era-nya. Jika ditanya satu aplikasi atau teknologi  yang bermanfaat bahkan berperan penting dalam hidup saya sebagai ibu rumah tangga, dengan tegas akan saya jawab blog! Ada cerita panjang dibalik kegemaran saya menulis di blog.

Kali pertama dikenalkan oleh teman kuliah menggunakan platform blogger.com dan berlangsung hingga sekarang. Sempat mencoba platform lain yaitu wordpress, blogdetik, tumblr tapi hati dan otak saya tetap memutuskan untuk memilih blogspot. Satu platform gratis dari google dengan interface yang mudah untuk dikendalikan. Memiliki blog awalnya hanya numpang curhat, hingga akhirnya menemukan banyak teman dan komunitas blog yang membuat saya lebih berkembang. Dari komunitas tersebut saya mulai belajar koding, cara menulis artikel ilmiah bahkan fiksi, dan juga sering mengikuti lomba blog.