8.7.18

Game Level #8: Mendidik Anak Cerdas Finansial Sejak Dini - Day 3

Malam ini (rabu malam) ada pasar kaget di komplek perumahan sebelah dan kami memang biasanya rutin kesana untuk belanja sayur dan jadwal Izza naik odong-odong. Jika pada hari-hari sebelumnya, yang kami lalukan adalah, Izza dan ayahnya naik odong-odong sedangkan saya berkelana belanja sayur dan ikan. Saat semua beres maka kami langsung pulang ke rumah, biasanya hanya membutuhkan waktu setengah jam saja saat di pasar kaget. Hal yang berbeda kami lakukan malam ini, yaitu mengajak Izza bertransaksi jual beli membeli beberapa lembar poster huruf abjad dan hijaiyah, poster hewan dan buah-buahan. Tanpa kami duga, Izza sangat antusias saat melihat banyak sekali buku yang bersampul gambar-gambar yang biasa dia lihat dari youtube. Ada banyak sekali karakter yang dikenalnya dan dia pun berseru “Tayoooooo... Buuuu, Tayooooo”, tak lupa dia mencari perhatian ayahnya untuk seraya dengan segera ingin mengambil buku cerita yang bersampul karakter Tayo. Mumpung saat itu pembeli hanya kami, maka saya memanfaatkan momen untuk bernegosiasi dengan Izza dan melihat bagaimana dia merespon.

Ayahnya mengambil buku bersampul karakter hello Kitty dan berkata “Ini aja ya? Hello Kitty warna pink”, Izza pun sesaat terlihat ragu, sesekali memegang buku Hello Kitty dan melihat ke arah buku bersampul Tayo. Lalu dia pun menjawab “Ayaahhh, Nooo! Tayooooo!” dengan muka judes dia menolak buku Hello Kotty dari ayahnya dan merengek minta buku Tayo. Beberapa kali diulang dengan memberikan dia pilihan karakter lain tapi dia tetap menjawab Tayo dengan judesnya, hehe. Bukannya saya tidak mau membelikan, hanya saja buku cerita tersebut kertasnya tipis dan lebih cocok untuk anak balita, jadi saya memberi alternatif lain, untung ketemu puzzle Tayo dan Izza pun mengiyakan dengan cepat dan tegas. Puzzle Tayo sudah ada ditangan dan tidak boleh dilepas. Saat itulah saya memberi pengertian bahwa barang tersebut belum dibayar dan harus punya uang, jadi dia merelakan puzzle Tayo dipegang oleh penjualnya.

Hasil belanja dan nego Izza
Hasil belanja dan nego Izza
Benda kedua yang kami beli adalah beberapa poster yang ternyata dia juga ingin ini dan itu, negosiasi pun berlanjut. Saya memutuskan untuk membeli 4 lembar karena lebih murah dan bilang pada Izza “empat saja ya, Kak?”, dia spontan menjawab “Enam!”. Saya pun menimpali “No! Empat ya! Four!” lalu Izza mengikuti kalimat saya “Fo! (baca: four)”. Deal!, entah mengapa dia selalu senang jika berkaitan dengan bahasa Inggris. Saya pun mengeluarkan uang dan memberikannya pada Izza dan memintanya untuk menyerahkan pada penjual. Sebenarnya ini adalah poster kedua Izza karena yang pertama sudah hancur dirobek olehnya. Ah, senangnya melihat Izza tersenyum saat menerima hasil belanjanya malam itu. Sederhana, murah, dan meriah. Semoga dia benar-benar paham konsep jual beli dan menahan diri untuk tidak membeli dalam jumlah banyak.


No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar Anda ^^