7.7.18

Game Level #8: Mendidik Anak Cerdas Finansial Sejak Dini - Day 1

Mengenalkan uang mainan pada Izza
Mengenalkan uang mainan pada Izza
Saat ini umur Izza 24 bulan lebih beberapa hari. Officially 2 tahun dan lepas nenen alias ASI. Sudah banyak perkembangan pesat tentang tumbuh kembangnya, rasa tahu yang luar biasa besar, dan mulai cerewet. Soal konsep uang, sebenarnya Izza sudah tahu sejak lama kalau barang tersebut bernama uang, hanya saja konsep lebih rincinya belum saya terapkan. Saya cuma memberi tahu bahwa benda tersebut adalah uang dan saat membeli sesutau harus dengan uang. Untuk anak seusia Izza, saya tidak berharap banyak hal apalagi mengerti pecahan uang. Goals saya dalam mengenalkan uang pada Izza untuk saat ini cukup sederhana yaitu, dia paham kalau benda tersebut bernama uang, dia tidak membuang atau merobek uang kertas, atau tidak memakan uang logam. Lebih jauhnya Izza mengerti bahwa membeli sesuatu harus dengan uang, dan berbagi uang dengan orang lain. Banyak juga, ya? Hehe. Tapi insyaallah sederhana ya dan cocok untuk usianya.

Kali pertama saya mengenalkan uang menggunakan uang kertas mainan dan uang logam yang terbuat dari plastik yang untungnya ada dalam set mainannya. Saya dan Izza bermain dengan cara menghitung uang, membedakan warna, dan menyimpan uang ke dalam dompet. Berhitung saat itu masih menjadi kegiatan favoritnya, jadi harus selalu ada untuk membuat dia lebih semangat. Saya tidak mengenalkan pecahan uang, cukup dia tahu kertas yang sedang dia pegang bukan benda yang bisa dibuang atau disobek seperti buku lainnya. Butuh beberapa hari hinga Izza lancar mengucapkan kata “wang” saat saya menunjukkan uang mainan kertas.

Paling asyik memang menghitung jumlah uang yang dia punya lalu disimpan ke dalam dompet. Dompet pun mau punya bunda, jadi saya relakan satu dompet untuknya agar lebih kreatif. Terang saja, Izza bermain dengan cara mengeluarkan uang lalu memberikan pada saya dan ayahnya. Belajar berbagi, padahal belum pernah saya ajarkan. Sesekali uang dipindah dari dompet satu ke dompet lainnya. Endingnya, dia minta kartu-kartu seperti punya saya, hehe. Untungnya ada beberapa kartu yang sudah kadaluarsa yang bisa digunakan untuk melengkapi dompet dan uang mainannya.

Mengenalkan uang cukup mudah pada Izza jika sambil bermain peran karena dia merasa terlibat secara aktif dan hal tersebut sangat disukainya. Besoknya saya kenalkan uang logam dan uang kertas sungguhan. Dan yang menjadi PR baru bagi saya adalah mengajarinya membedakan uang mainan dan sungguhan, hehe.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar Anda ^^