9.3.18

Game level #5: Menstimulasi Anak Suka Membaca - Day 9

baca buku day 9
baca buku day 9
Hari ini masih di Banjarbaru dan benar tebakan saya, suami meeting hingga malam jadi kami masih harus menginap. Dan, kabar (insyaallah) baiknya dinas suami diperpanjang hingga selasa depan, jadi staycation bunda dan Izza masih lama, hehe. Sayangnya, saya cuma membawa 4 buku salah satunya buku kisah 25 nabi dan rasul jadi bacaan Izza sedikit. Besok dicoba rayu ayah untuk beli buku lagi, hehe. Setelah sarapan bersama, suami berangkat rapat sedangkan saya dan izza lanjut bermala-malasan di kamar. Niat hati ingin pergi nge-mall, sayangnya tidak diijinkan suami, takut repot bawa Izza sedangkan saya sedang hamil. Saya pun mengeluarkan semua buku karena tidak membawa mainan sama sekali. Dari 5 buku (1 buku saya), Izza memilih 2 buku yang merupakan majalah anak dari Pustaka Lebah.

♔ Asyik!!! Aku Punya Banyak Teman… dari Pusataka Lebah
Kali ini tumben Izza mendengarkan saya dengan seksama saat bercerita dengan gaya yang konyol dan intonasi suara yang lebay, hehe. Saya menceritakan salah satu kisah dalam buku tersebut (karena memang ada banyak cerita bergambar lainnya) yaitu tentang hadiah dari tetangga. Saya bercerita bahwa sesame teman harus saling berbagi, jika punya makanan harus dibagi, ada mainan untuk main bersama. Cerita ini saya ulang berkali-kali, karena Izza termasuk yang sulit berbagi dengan temannya jika punya sesuatu bahkan cenderung suka merebut apa yang dipunya temannya. Saya pun menjelaskan pada Izza, saat bermain dengan Memey dan Mas Astro (dua teman Izza satu komplek) tidak boleh merebut mainan, ‘No No, ya…’ entah Izza sudah paham atau belum tapi dia membalas kalimat saya dengan kata ‘Ya!’ yang siangkat. Mungkin Izza agat pelit karena memang jarang bertemu teman-teman seusianya, karena dua anak tersebut sekolah dari pagi jadi bertemu saat sore saja. Saat di rumah, kami juga sering mengajarkan tentang berbagi makanan, Alhamdulillah Izza tidak pernah pelit terhadap saya dan agak pelit dengan ayahnya, hehe. Semoga kedepannya Izza semakin mengerti arti berbagi.

♔ Batu Berat Jadi ringan Jika diangkat Bersama dan Pustaka Lebah
Buku kedua yang diambil Izza dengan sendirinya, tapi kali ini dia tidak anteng mendengar saya bercerita. Bahkan cenderung melarang saya bicara dengan cara saya tidak boleh menyentuh bukunya. Gambar pertama yang dia tunjuk dengan buku ini adalah gambar helicopter lalu bertanya pada saja gambar itu namanya apa. Selanjutnya menunjuk gambar ambulans dan mobil pemadam kebakaran. Selanjutnya Izza membuka halaman secara acak dan berhenti pada gambar bintang yang sangat banyak. Dari gambar ini saya mengajak Izza untuk berhitung dalam bahasa Indonesia. Setelah puas dengan gambar bintang-bintang, Izza membolak balik halaman buku secara acak dan akhirnya menutup semua bukunya lalu minta nenen. Waktunya tidur!

Setelah tidur hingga siang, kami hanya bermain di dalam kamar dan Izza memainkan pesawat telepon yang ada di dalam kamar. Menekan tombol lalu seolah sedang menelepon. Baru malamnya saat ayahnya sudah selesai istirahat, mereka membaca buku bersama dengan dua buku yang sama. Dilanjutkan dengan melukis menggunakan crayon baru yang dibelikan ayahnya.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar Anda ^^