6.3.18

Game level #5: Menstimulasi Anak Suka Membaca - Day 6

Baca buku hari ke 6
Baca buku hari ke 6
Hari ini cukup sulit mengajak Izza membaca karena dia menemukan mainan baru yaitu kentang dan segala macam panci yang ada di luar laci dapur kemudian meminta beberapa sendok. Anteng, memang, padahal cuma memndahkan kentang ke panci yang satu ke yang lainnya menggunakan sendok nasi, dan menjadi terlanjur anteng hingga tidak mau beralih dari mainannya itu. Tapi ya hikmahnya saya bisa masak dan beres-beres rumah. Izza bermain dengan kentang serta panci cukup lama hingga waktu makan siang saat ayahnya pulang siang. Setelah makan siang terbitlah ngantuk dan Izza mengajak saya tidur hingga sore, Alhamdulillah.

Satu-satunya kesempatan Izza membaca adalah saat malam setelah sholat Isya, karena maghrib dia harus mengaji dengan ayahnya. Saya memgeluarkan 3 buku dari laci dan menggeletakkannya di kasur ruang tamu, sengaja tidak meminta Izza membaca karena ingin melihatnya tertarik dengan sedirinya. Akhirnya Izza mengambil salah satu buku karena terlihat gambar jerapah yang menonjol serta hewan lainnya. buku ersebut adalah kumpulan kisah nabi yang dulu sering saya bacakan saat Izza masih dalam kandungan.

❥ Kisah Seru 25 Nabi dan Rasul dari Salamadani
Awalnya seperti biasanya, Izza hanya membolak balikkan halaman buku untuk mencari gambar yang dia rasa menarik, hingga akhirnya saya berkata “Yok, baca kisah nabi Adam”. Eh, tanpa banyak kata Izza duduk di pangkuan saya dan mengambil bukunya lalu diberikan pada saya. saya menceritakan kisah nambi Adam yang dihasut iblis untuk makan buah khuldi. Izza mungkin tidak mengerti tentang apa yang saya ceritakan, tapi dia tertarik dengan intonasi suara yang saya ciptakan secara bergantian antara iblis dan nabi Adam. Saat iblis bicara saya meninggikan suara dan sedikit ngebass, sesekali saya tertawa dengan intonasi suara seperti itu dan membuat Izza tertawa terbahak. Saat nabi Adam bicara, saya rendahkan intonasi suara saya. Alhamdulilah bisa menceritakan kisah nabi Adam hampir bagian akhir meski mulut dan tenggorakan panas, hehe. Ya, dengan intinasi suara yang dibuat-buat seperti itu bisa membuat Izza tertarik meski kadang tidak bertahan lama. Saat melihat gambar burung dalam buku kisah ini, kemudian Izza beranjak untuk mengambil buku lainnya dan mencari gambar burung.

❥ Pssst... Jangan Ganggu, Jika Tak Mau Diganggu dari Pustaka Lebah
Izza mengambil buku ini untuk mencari gambar burung, dan berakhir mencari gambar hewan lainnya. Ini adalah rangkaian majalah dari Pustaka Lebah dengan berbagai tema setiap bukunya dan pasti ada gambar hewan. Setelah Izza puas menyebutkan satu per satu hewan yang ada dia beralih lagi menuju rak buku untuk mengambil kumpulan gambar hewan dan buah pada banner yang awalnya ditempel di dinding. Tidak lama Izza bertahan dengan buku ini karena terusik dengan ayahnya yang sedang minum jus jambu, Izza pun ingin katanya.

Konsistensi waktu dalam membaca buku masih belum bisa dipastikan bagi saya dengan Izza yang baru berusia 20 bulan. Membaca buku masih sesuai dengan moodnya. Dalam sehari bisa membaca 5 buku, kadang juga tidak membaca buku sama sekali. It’s okay, yang penting misi saya mengenalkan buku sejak Izza bayi masih terus berlanjut hingga sekarang. Yang penting prosesnya efektif dan berkualitas.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar Anda ^^