5.3.18

Game level #5: Menstimulasi Anak Suka Membaca - Day 5

Senin sibuk, setelah beres masak untuk makan siang dan nyuci baju, saya menemani Izza membaca buku. Pilihan jatuh pada buku karena sedari subuh hingga siang hujan deras jadi inginnya bermalas-malasan saja. Sempat bermain dengan kelinci dan bermain block puzzle, akhirnya saya mengalihkan perhatian Izza pada buku dan electronic pen. Saya mengambil 3 buku sekaligus dan ternyata Izza tertarik karena akhirnya bertemu dengan e-pen lagi setelah lupa menyimpannya dimana. 10 menit pertama Izza masih hanya berminta dengan e-pennya dengan memutar musik sambil memeragakan sesuai dengan lirik lagu dalam e-pen. Hingga akhirnya dia meletakkan e-pen pada judul buku dan dilanjut ‘membaca’.

⚫ Aku Bisa Makan Sendiri dari Halo Balita
Salah satu buku seri Halo Balita yang menjadi favorit Izza karena banyak gambar yang menunjukkan aktivitas makan dan berbagai macam lauk pauk. Izza suka menirukan gerakan makan dan menunjuk ikan dan mensuarakannya seperti “nyam..nyam..nyam..”. Pada judul buku ini saya sering bercerita tentang anak yang bisa makan sendiri tanpa disuapi dan makannya habis, setelah makan harus minum agar tidak tersedak. Entah pengaruh atau tidak, Izza memang mulai maunya makan sendiri dan tidak mau diganggu, hanya saja saya yang belum rela sepenuhnya jika Izza harus makan sendiri. Yang sering Izza lakukan dari hal yang saya ceritakan dalam buku ini adalah berdoa sebelum dan sesudah makan. Saat mau makan saya mengajaknya berdoa maka otomatis dia akan mengangkat kedua tangan seolah berdoa sambil mulutnya komat kamit. Dalam proses membaca memang tidak sepenuhnya bisa lancar membaca halaman demi halaman, Izza sering loncat halamat untuk sekadar melihat gambar yang dia suka. Tak apa lah, ya.

Baca doa sebelum baca buku
Baca doa sebelum baca buku

⚫ Aku Bisa Mandi Sendiri dari Halo Balita
Setelah puas menirukan gaya makan dari buku pertama, Izza beralih ke buku kedua untuk mencari gambar anak yang gosok gigi. Tentunya mengikuti gerakan tersebut. Sejak membaca buku pertama yang berjudul “I Can Brush My Teeth” dari Disney Junior, Izza semakin mudah diajak gosok gigi asalkan dengan sikat gigi yang dia pilih sendiri, jadinya setiap mandi saya selalu menyiapkan 4 jenis sikat gigi dari yang untuk bayi hingga dewasa. Dan dari ini pula setiap mandi Izza selalu minta gayung snediri. Repot, sih, ya. Tapi hasilnya terlihat juga. Saya selalu menceritakan bahwa mandi itu dimulai dengan melepas baju sendiri dan saat ingin buang air kecil atau besar harus ke kamar mandi. Dan yang terjadi adalah Izza berusaha melepas baju sampai diapers sendiri. Meskipun proses toilte training masih belum berhasil.

⚫ Aku Bisa Pakai Baju Sendiri dari Halo Balita
Masih dalam seri mengajarkan kemandirian yang dulu sempat terputus, tapi sekarang sudah menunjukkan banyak kemajuan. Dari buku-buku ini lah saya mengajarkan kembali perihal kemandirian pada Izza, salah satunya tentang memakai baju. Dari buku ini saya menceritakan bahwa Izza sebagai kakak harus bisa pakai baju sendiri karena mau punya adik. Lalu memberikan contoh cara memakai baju dan celana. Hari ini otomatis Izza membuka lemari bajunya yang terkunci da mengambil celana lelu memakainya sampai sebatas paha. Hal ini juga yang membuat Izza mulai memilih bajunya sendiri. Meski mambaca bukunya tidak tuntas sampai halaman belakang namun Izza sepertinya paham apa yang saya sampaikan.

⚫ Hello Kids dari Halo Balita
Baca buku dengan ayah
Baca buku dengan ayah
Hello Kids adalah versi bahasa Inggris dari rangkaian seri Halo Balita. Buku ini sebenarnya saya sembunyikan di mushola ternyata masih ketemu juga dan minta dibawa keluar usai sholat maghrib. Karena malam, maka jadwal membaca bersama ayahnya dan e-pen. Sebenarnya mereka berdua tidak serius membaca buku melainkan asyik menunjuk gambar dan memeragakannya. Sesekali ayah membacanya dalam bahasa Inggris dan Izza menirukan sekadarnya. Tapi momen ini tidak berlangsung lama, hanya sekitar 15 menit karena Izza dengan tidak sengaja menunjuk gambar play musik menggunakan e-pen. Jadilah mereka berdua asyik menyanyi lalu yang keluar dari e-pen.

4 buku yang dibaca Izza hari ini memang tidak sepenuhnya dibaca secara serius atau benar-benar membaca, melainkan lebih tertarik pada gambar dan memeragakannya. Setiap hari pun sebenarnya seperti ini dan saya pun tidak mau memaksakan Izza duduk anteng mendengar saya ngoceh karena dia pasti akan bosan. Jadilah saya yang akan mengikuti gayanya dalam belajar, yang penting beberapa pesan yang saya sampaikan dia paham dan belajar kosakata baru.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar Anda ^^