2.3.18

Game level #5: Menstimulasi Anak Suka Membaca - Day 2

Di hari kedua melakukan tantangan level ini, ternyata tidak semudah yang saya bayangkan. Izza yang dulu sangat mudah tertarik dengan buku meski hanya sekadar dilihat dan dibolak-balik, sekarang susah. Makin besar, makin banyak maunya, makin aktif dan lebih suka dengan aktivitas fisik. Mengajaknya duduk anteng untuk mendengarkan saya bercerita tentang buku yang dibawanya bukan lagi perkara mudah, butuh usaha ekstra agar Izza mau nurut. Okelah, saya tidak bisa memaksakan cara ini agar Izza mau duduk anteng dengan buku-bukunya, tapi saya yang harus mengikuti cara dia dalam menikmati buku. Seperti halnya hari ini, Izza lebih suka berarian kesana kemari mengambil mainan di keranjang belakang, memberikan pada saya atau menyembunyikan di tempat tertentu. Bahkan dia lebih suka untuk bermain bola saat saya ajak untuk duduk manis di depan rak bukunya.

Akhirnya Izza berhenti tanpa perintah dari saya, mungkin dia lelah, hehe. Saya memintanya untuk mengambil buku dari rak dan laci, hasilnya adalah, Izza mengeluarkan semua buku di laci bahkan buku-buku saya. Secara acak dia membuka buku satu persatu beraksi seolah sedang membaca buku dengan mulutnya yang terus bergumam semaunya. Sayangnya momen ini tidak sempat terekam karena memang saya sedang menghindarkan ponsel yang sangat dia inginkan untuk membuka youtube. Setelah itu saya memintanya untuk memilih dua buku dari tumpukan buku yang dia bawa. Izza mengambil buku dongeng berjudul “Tiko dan Tidut” dan majalah anak dari Pustaka Lebah. Sebelum kami mulai membaca buku, saya membantunya untuk mengembalikan buku-buku yang dia keluarkan.

Buku dongeng halo balita
Buku dongeng halo balita
❄ Tiko dan Tidut dari Dongeng Halo Balita
Buku dongeng ini adalah salah satu dari tiga buku pertama Izza yang dia punya sejak lahir! Alhamdulillah dapat kado dari rekan semasa kerja dulu. sejak Izza bisa tengkurap saya sering memberikan buku-buku dongeng tersebut dan Izza pun hafal posisi gambar yang harus dia temukan. Buku dongeng tersebut menceritakan tentang sekelompok hewan yang sedang bermain petak umpet tapi Tiko tidak ketemu hingga petang. Pesan yang ada yaitu teman-teman Tiko peduli dengannya dan terus mencarinya hingga ketemu. Seperti biasanya, saya hanya bisa memberikan cerita singkat tentang isi buku itu pada Izza, karena dia lebih tertarik untuk mencari gambar tikus, domba, sapi, dan ayam lalu menghitung jumlah mereka dan  menirukan suara masing-masing hewan tersebut. Tidak masalah, yang penting dia familiar terlebih dulu dengan gambar dan tulisan yang ada di buku tersebut. Diakhir cerita saya menerangkan bahwa Izza tidak boleh pelit dan dia membalas saya dengan gerakan menggoyangkan jari telunjuk sambil berkata “No... No... No...”

Gambar kanguru favorit Izza
Gambar kanguru favorit Izza
❄ Apakah yang Banyak Selalu Baik? dari Bee Magazine Junior Pustaka Lebah
Dalam majalah ini ada beberapa cerita pendek bergambar. Gambarnya kebanyakan menggunakan hewan tergantung jalan ceritanya. Kebetulan Izza suka dengan buku ini karena ada gambar kanguru karena dia memang sedang senang menirukan kanguru yang suka melompat. Benar saja! Dia terus membolak balik halaman buku untuk menemukan gambar kanguru. Kemudian menyuruh saya untuk bernyanyi. Lagu sederhana yang saya ciptakan dengan nada tidak karuan, liriknya “Gajah bejalan, bum bum bum. Kelinci melompat, hop hop hop. Semut berlari, running running running. Kanguru, melompat, jump jump jump.” Secara otomats Izza akan melompat lompat dengan tangan di depan dada seperti kanguru. Begitu seterusnya hingga lupa meneruskan untuk membca cerita lainnya.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar Anda ^^