10.3.18

Game Level #5: Menstimulasi Anak Suka Membaca - Day 10

Sebuah ujian yang cukup melelahkam di hari ini. Rencananya, sabtu pagi kami balik pulang ke Palangkaraya. Semua baju sudah dipacking dan setelah sarapan kami langsung berangkat pulang, sebelumnya sempat mampir sebentar untuk cuci mobil. Sampai di Banjarmasin suami dapat kabar kalau senin dan selasa ada agenda yang sama di Banjarbaru, sayangnya surat dinas belum resmi keluar. Masih belum bisa memutuskan untuk tetap stay atau terus pulang ke Palangkaraya. Akhirnya kami berhenti sejenak dan masuk mall, hehe. Satu jam kemudia surat dinas resmi keluar. Ternyata makin bingung karena jatah baju yang kami bawa hanya untuk dua hari dan suami tidak bawa seragam untuk senin. Settelah berdiskusi akhirnya suami memutuskan untuk stay dan beli banu putih untuk hari senin. Baju kotor yang kami bawa masuk laundry, daripada harus pulang dan balik lagi kurang lebih 12 jam perjalanan.

Akhirnya kami bertiga menghabiskan waktu sepanjang siang untuk membeli dua kemeja suami dan beberapa baju untuk Izza karena stok baju bersih tinggal sepasang. Mau tidak maunya tanpa dicuci langsung dipakai. Sementara bundanya ngalah tidak membeli baju satu potong pun, meski tinggal satu baju bersih demi pengeluaran yang tak terduga ini. Selepas ashar kami menuju Banjarbaru lagi untuk menginap di hotel lagi. Rasa lelah membuat saya enggan mengeluarkam buku untuk Izza, tapi saat saya buka koper, Izza mengambil caryon dan buki kisah nabi.


Kisah Seru 25 Nabi dan Rasul dari Salamadani
Sebenarnya, Izza mengambil buku ini bersama crayon dengan niat menggambar di buku karena tidak ada kertas kosong lagi. Akhirnya saya berikan kertas dari hotel dan Izza lanjut mencorat coret sesukanya sementara saya leyeh-leyeh malas. Saat Izza berniat untuk mencoret buku ceritanya lagi, saya bangun dan meminta Izza duduk di pangkuan saya untuk mendongeng bersama. Kisah yang saya ceritakan adalah kisah nabi Adam lagi karena Izza memilih gambar buah yang dia sebut sebagai buah apel karena memang bentuknya mirip dan berwarna merah. Kiranya ada 10 menit saya bercerita dengan intonasi suara yang dibuat-buat sesuai dengan dialognya. Akhirnya masuk pada tahap Izza bosan lalu membalik halaman buku sesukanya. Hmm, mungkin Izza lelah seharian berkeliling karena saya pun merasakan kelelahan yang sama. Tak lama kemudian terbitlah rasa nganruk pada Izza.

Hari ini memang hanya membaca satu buku, saya sendiri maklum karena kondisi yang tidak menentu tadi siang. Karena sebelum sampai di hotel kami sempat mampir ke taman untuk naik odong-odong dan rehat makan sejenak. Well, ini hari ke sepuluh, masih belum tahu akan lanjut membuat laporan atau tidak meski sebenarnya pasti ada satu buku yang dibaca Izza dalam satu hari. Bismillah, semoga konsisten.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar Anda ^^