8.2.18

Game Level #4: Memahami Gaya Belajar Anak - Day 8

Izza bantu packing
Izza bantu packing
Hari ini jadwalnya packing, karena besok akan mudik ke Jawa untuk kira-kira dua minggu. Ada banyak sekali yang harus dipersiapkan terutama barang Izza yang harus disiapkan dengan benar mulai dari buku yang tidak boleh tertinggal, boneka, obat-obatan khusus, dan sebagainya. Saya dengan sengaja mengajak Izza untuk urun membantu saat packing dan tidak memberikan dia mainan agar bisa fokus dengan packing. Benar saja, Izza dengan sungguh-sungguh sekali ikut membantu saya dalam beres-beres, ada yang benar membantu, ada yang malah membuat saya kerja dobel, hehe. Izza mau mengambilkan ini itu untuk diserahkan ke saya, merapikan ini itu, dan sesekali saya minta untuk membuang sampah ke tempat sampah di belakang.

Yang membuat saya kerja dobel adalah, dia ikut melipat baju dan mengeluarkan semua bajunya dari lemari untuk dimasukkan ke koper secara paksa. Izza mencontoh saya yang melipat baju lalu dimasukkan ke koper, ternyata dia inisiatif untuk mengambil bajunya sendiri dari lemari, meskipun sudah dilarang malah dia semakin semangat untuk mejajah koper, hehe. Bahkan naik turun koper untuk duduk dan tidur di atas tumpukan baju yang sudah tertata rapi. Saat saya mengeluarkan bajunya dari koper, Izza protes, dia bilang “Noo.. Noo..!” lalu memasukkan bajunya ke koper lagi. Butuh waktu yang cukup panjang untuk menjelaskan dan memberi pengertian ke Izza bahwa baju tersebut tidak perlu dibawa. Dan cara yang paling ampuh adalah meminta Izza untuk mengembalikan baju-baju itu ke lemarinya lagi. Berhasil! Izza semangat mengembalikan baju ke lemari meskipun hasilnya berantakan di dalam kemari, hehe. Setelah semua packing selesai saya menutup koper dan dia minta naik ke atas koper lalu di dorong seperti kereta. Ah, dia masih ingat kalau saya melakukan hal tersebut kemarin dan bisa membuatnya tertawa gembira.

Hasil pengamatan dari packing bersama mengenai saya belajar Izza adalah kinestetik. Ciri yang jelas terlihat adalah: mengingat dengan melihat, belajar dengan praktek, dan suka aktivitas yang menyibukkan. Ketiga ciri tersebut lah yang selalu terlihat menonjol setiap harinya, yang membuat saya semakin yakin bahwa gaya belajar Izza yang paling dominan adalah kinestetik.

Bermain tebak gambar bersama ayah
Bermain tebak gambar bersama ayah
Malam harinya, ayahnya mengajak Izza untuk tebak gambar hewan dari buku yang dia ambil dari rak buku. Buku tersebut berisi kumpulan gambar hewan mulai dari hewan laut, darat, udara, savana, kutub, dan masih banyak lagi. Metode belajar yang selalu kami gunakan adalah, menunjuk menggunakan jari telunjuk beberapa gambar secara bergantian, lalu menyebutkan namanya secara cepat dan diulang sebanyak 3 kali. Hal ini membuat Izza fokus melihat jari telunjuk dan mendengar yang saya ucapkan. Lalu saya akan meminta Izza untuk menebak gambar yang saya sebutkan. Sesekali Izza akan menunjuk gambar dan bertanya nama hewan tersebut. Kadang juga sambil menirukan suara hewan yang ditunjuk. Dari permainan ini dapat diketahui bahwa gaya belajar Izza adalah visual dan kinestetik, ciri yang terlihat adalah: menggunakan jari sebagi petunjuk, mengingat apa yang dilihat daripada yang didengar. Semakin lama pengamatan semakin jelas mana gaya belajar yang dominan, semoga saya dan suami bisa memfasilitasi dengan cara yang benar.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar Anda ^^