17.1.18

Game Level #3: Melatih Kecerdasan Anak - Day 7 (Save The Animals)

☘ Hari ke – 7 : Save The Animals

Save The Animals
Save The Animals
Kegiatan hari ini cukup menarik karena Izza bermain dengan es batu. Sebuah ide permainan sederhana dan murah tapi bisa membuat Izza penasaran, anteng, dan terus bertanya pada saya. Izza punya miniatur hewan laut yang terbuat dari bahan karet dan dia cukup suka bermain dengan hewan-hewan tersebut. Awalnya Cuma bertanya ini hewan apa tapi lama-lama bermain peran seperti ikan yang saling memakan, kepiting yang mencapit ikan, atau lumba-lumba yang minta dicium. Saat scrolling di explorer instagram, saya menemukan ide permainan menyelamatkan hewan kesayangan dengan cara memasukkan hewan-hewan tersebut ke dalam air lalu membekukannya. Harusnya ini dengan air matang, ya, karena Izza selalu tertarik untuk memakan es batu, tapi saya menggunakan air mentah biasa jadi harus diawasi.

Saya membekukan 3 miniatur hewan, yaitu kepiting, udang (lobster), dan lumba-lumba, ketiganya hewan laut yang paling menarik perhatian Izza. Saya menaruh hewan beku tersebut pada masing-masing wadah plastik dan memberikan 2 sendok. Awalnya, saya bertanya dulu nama-nama hewan tersebut, saya menyebutkan dan Izza mengikuti pada suku kata terakhir. Setelah itu saya menarasikan singkat tentang hewan yang terjebak dalam es batu dan harus diselamatkan. Saya memberikan contoh lebih dulu dengan cara memukul es batu menggunakan sendok lalu Izza mengikuti saya. kami memukul es batu dengan semangat sambil berseru “ayoo, Izzaaa, selamatkan udangnyaa.. Let’s goooo...” dan Izza pun menyahut “esss goooo....”. Saat permukaan es batu mulai pecah dan berlubang Izza terus memukulnya dengan tidak sabar hingga akhirnya menggunakan tangan kosong untuk  mengambil hewan-hewan kesayangannya.


Beberapa kali Izza berhenti sambil mengepalkan tangan mengisyaratkan suhu dingin di tangannya. Kesempatan bagi saya untuk mengenalkan rasa dingin, sebelumnya Izza baru mengenal suhu panas dan akan bereaksi meniup. Setelah itu lanjut menyelamatkan hewan-hewannya lagi sambil sesekali berkata “Tuuu, udaaa. Ndaaa, ba-ba, yaaa. (mungkin maksudnya: itu udang. Bunda, lumba-lumba, yaa)”. Ternyata permainan sederhana ini cukup efektif untuk beberapa hal selain berdialog. Hingga semua hewan sudah selamat pun Izza masih anteng bermain dengan bongkahan es batu. Pada dasarnya, saya memang mencari permainan yang bisa membuat Izza anteng, karena tanpa permainan seperti ini dia akan sangat aktif dan ba berganti-ganti mainan dalam waktu singkat.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar Anda ^^