15.1.18

Game Level #3: Melatih Kecerdasan Anak - Day 5 (Flashcard)

♥ Hari ke – 5 : Flashcard

Flashcard
Flashcard
Kemarin saya meminta suami untuk print flashcard nama buah yang saya dapat dari internet ternyata suami improvisasi untuk cari flashcard lainnya, hehe. Jadi tema bermain hari ini adalah belajar membaca flashcard yang disertai dengan gambar. Alasan saya menyertakan gambar agar Izza lebih tertarik, kalau cuma tulisan tidak akan disentuh olehnya, hmm. Cara saya untuk mengenalkan flashcard pada Izza dimulai dengan mengenalkan gambarnya terlebih dulu lalu tulisannya seperti mengeja secara pelan-pelan. Berikutnya saya menunjukkan flashcard dan membacanya satu per satu secara lantang di depan Izza secara cepat. Saya meniru cara penyanyi Andien dalam mengenalkan flashcard pada anaknya, semoga bisa dibayangkan, hehe. Sayangnya proses ini tidak bisa saya videokan.

Proses tersebut saya ulang sebanyak 3 kali lalu memberikan semua flashcard pada Izza, seperti bayangan saya, Izza meniru gerakan yang saya lakukan sambil bergumam pelan. Permainan berikutnya saya menyebar semua flashcard di lantai dan menunjuk satu per satu sambil menyebutkan kata yang ada secara lantang. Sesekali saya meminta Izza untuk menirukan ucapan saya. Seperti biasanya, Izza belajar dengan gayanya yang cengengesan, menirukan kata secara asal padahal kalau diminta untuk menyebut dengan benar dia sudah lumayan bisa. Ya, mungkin ini sisi unik dan spesialnya Izza, easy going dalam belajar tapi bisa memahami.

Tahap selanjutnya saya meminta Izza untuk mencari flashcard yang saya sebutkan. Beberapa flashcard yang berhasil ditemukan antara lain: pisang, apel, nanas, starwberry, dan semangka. Dari analisa saya, sih, sepertinya Izza barhasil mencari karena gambarnya sudah cukup familiar baginya. Mungkin next step saya harus membuat flashcard tanpa gambar agar dia mulai terbiasa dengan tulisan saja. Yang penting sekarang dia familiar dulu dengan flashcard karena hari ini adalah kali pertama Izza bermain dengan flashcard. Kami bermain tebak flashcard cukup lama, bahkan gantian Izza yang mengambil beberapa flashcard lalu menunjukkan pada saya sambil bertanya “Apapa? (read: ini apa?)”. Lalu saya akan menjawabnya dan dilanjutkan dengan penjelasan singkat lain, misalnya: ‘Ini pisang, pisang warnya apa? Hmm, nyam nyam enak. Izza mau pisang?’, seperti itulah kira-kira. Intinya sebisa mungkin saya mengajak Izza berdialog meski da menjawab dengan sangat singkat dan sederhana.

Dari selembar flashcard bisa menjadi dialog dan diskusi yang panjang, sebisa mungkin dilakukan dengan ceria dan penuh semangat bahkan with a silly face agar Izza tidak bosan. Setengah jam sudah cukup lama baginya bertahan pada satu objek, saat dia sudah mulai melirik pulpen dan buku maka permainan dengan flashcard saya sudahi. Saya meminta Izza untuk mengumpulan semua flashcard yang tercecer dan menaruhnya di meja. Viola! Izza mengikuti perintah, mengumpulkan flashcard satu demi satu sambil mulutnya bergumam.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar Anda ^^