11.1.18

Game Level #3: Melatih Kecerdasan Anak - Day 2 (Singing Along)

➽ Hari ke – 2 : Singing Along 

Dalam rangka memperkaya kosakata Izza sebenarnya ada banyak sekali cara dan metode, tinggal menyesuaikan mana yang bisa membuat Izza riang gembira. Pada hari kedua, sebenarnya masih melanjutkan metode hari pertama yaitu membaca cerita dengan e-pen. Membuka buku setiap hari sudah seperti hal wajib buatnya, tinggal waktunya sesuka hatinya. Hari ini Izza membaca buku berjudul “Aku cantik Pakai Jilbab”, saat membacanya saya mencoba untuk menambahkan kata jilbab dalam kamusnya dan diucapkan menjadi ‘Jiba’ oleh Izza. Welldone, dia sudah tahu mana itu jilbab dan dipakai di kepala. Siang harinya, saya mencoba aktivitas lain agar Izza tidak bosan dengan kegiatan membaca buku, yaitu menyanyi bersama. Hal sederhana, memang dan biasa kami lakukan tapi membawa banyak manfaat. Seperti halnya siang ini, Izza sedang asyik naik turun kursi dan saya iseng menyanyi ternyata dia mengikuti saya dengan gerakan. Mulai dari lagu balonku, naik kereta api, topi saya bundar, cicak-cicak di dinding, head shoulders knees and toes, dan lagu one little finger. Izza mengikuti semua lagu dengan senang hati.

Saya memberikan satu contoh video di bawah ini, dapat di lihat bahwa Izza cukup fasih dengan gerakan tangannya saat menyanyikan lagu tersebut. Sedangkan mulutnya masih samar-samar mengucapkan rangkaian kata dalam lagu bahkan cenderung tidak jelas, hanya beberapa kata saja yang bisa diucapkan. Saya tidak pernah memaksa Izza untuk mengucapkan kata-kata tersebut dengan benar, tapi saya ingin melatihnya agar lidah dan mulutnya terbiasa dengan kata atau kalimat. Jika dia salah dalam mengucap kata maka akan saya benarkan.


Izza memang tipe anak kalau diajari itu cengengesan tapi ternyata paham maksudnya. Saat tadi menyanyi pun demikian, dia tertawa sambil cengar cengir kadang menjululurkan lidah. Tiba-tiba saya teringat senam lidah yang pernah saya baca untuk melemaskan otot lidah dan mulut. Saat dia mulai cengengesan maka saya tanggapi dengan senam lidah dan dia mengikutinya dengan tertawa. Mungkin dikira saya main-main tapi ada maksudnya juga, hehe. Kegiatan menyanyi ini selalu jadi favorit Izza, termasuk juga mengajarkan berdoa karena izza akan selalu semangat jika mendengar lantunan lagu. Ya, apapun metode belajarnya yang penting Izza senang dan melakukannya dengan semangat tanpa ada paksaan.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar Anda ^^