6.12.17

Game Level #2: Melatih Kemandirian - Day 7 (Tidy Up)

melatih kemandirian day 7
melatih kemandirian day 7
Hari ketujuh melatih Izza untuk membereskan mainan dan buku. Dan saat ini saya sudah merasa tidak tertak dengan tantangan kemandirian ini. Sebelumnya memang sedikit tertekan takut Izza tidak memberikan perubahan yang baik. Namun, setelah melihat kemajuan Izza hari dari ke hari, saya semakin santai menghadapinya. Jadi intinya, orang tua harus percaya pada kemampuan anak serta percaya pada diri sendiri bahwa kita bisa menuntun anak ke arah yang lebih baik. Kemajuan yang saya artikan adalah, Izza sudah merespon dengan cepat jika diajak untuk beres-beres. Buku ditumpuk jadi satu atau dikembalikan ke laci (kalau ini tergantung perintah saya) dan mainan dimasukkan ke troli atau keranjang.


Hari ini, sengaja saya bawa banyak mainan dan beberapa buku ke teras rumah, mumpung cuaca sedang bagus jadi kami bermain di teras dan halaman. Bermain secara acak tergantung minat Izza, mulai dari buku satu ke buku lainnya, main masak-masakan, hingga akhirnya Izza minta dibukakan kran air. Okelah, mumpung cuaca panas dituruti saja. Bermain memindahkan air menggunakan spon cuci piring jadi tetap melatih sensorinya meski dengan bermain. Menjelang makan siang, semua permainan harus disudahi. Yang paling sulit memang meminta Izza berhenti bermain dengan air, karena dia sangat senang jika berhubungan dengan air. Terpaksa jurus lagu baby shark saya keluarkan yang artinya dia boleh nonton yutub. Lalu saya mengajaknya membereskan mainan, mengumpulkan pompom kecil ke dalam panci mainan dan memasukkan semua mainan ke troli dengan bantuan saya. Selanjutnya saya meminta Izza untuk menumpuk buku menjadi satu dan tidak meminta mengembalikan ke laci karena terlalu jauh. Alhamdulillah, Izza mengerti dan melaksanakan instruksi tersebut. Sesekali dia bertanya pada saya (menggunakan bahasa bayi tentunya) dimana harus menumpuk buku-buku tersebut.

Perjalanan melatih Izza untuk membereskan barang-barangnya memang tidaklah mudah. Dalam satu hari bisa berhasil bisa tidak, kadang juga dia usil malah berlari kesana kemari minta dikejar. Untuk seusia Izza, 17 bulan, saya merasa cukup puas jika dia memahami perkataan atau permintaan saya. Izza juga bisa menanggapi dengan mengajukan pertanyaan jika dia kurang paham. Tapi, ya saya tidak akan puas hanya sampai disini, masih banyak milestone yang harus diperhatikan dalam tumbuh kembang Izza. Melatih kemandirian selanjutnya adalah toilet training dan makan sendiri. Sebenarnya dua hal tersebut sudah berjalan dan masih berjalan hingga sekarang bersamaan dengan melatih beres-beres.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar Anda ^^