5.12.17

Game Level #2: Melatih Kemandirian - Day 6 (Tidy Up)

Hari keenam melatih kemandirian membereskan mainan sudah semakin terlihat konsistensinya. Konsisten dalam hal ini yang saya katakan adalah Izza sudah merespon perintah saya dengan mudah tanpa harus mengulang berkali-kali dan ikut membantu membereskan. Sudah bisa mengembalikan buku ke laci, mainan ke keranjang, memungut tissue di lantai lalu dibuang ke ember sampah. Cerita hari ini, Izza lebih banyak membaca buku daripaa bermain karena kondisi saya kurang sehat. Jadi sebisa mungkin saya masih tetap membuatnya berkativitas dengan cara mengambil buku dan mengambalikannya. Alhamdulillah berhasil seperti hari-hari sebelumnya, ditambah dengan Izza yang ingin menutup pintu lemari bukunya. 

Malam ini, Izza kedapatan mengambil kaleng tabungan uang koin di meja belakang saat ayahnya sholat Isya. Akhirnya kaleng tersebut terpaksa dibuka untuk ajang bermain. It’s okay, bermain adalah berlajar, belajar adalah bermain untuk Izza. Akhirnya ayahnya mengajak belajar menghitung dari uang koin hingga berserakan di penjuru ruang tamu. Setelah kami rasa bermain dengan uang koin harus berakhir, maka suami mengajak Izza untuk kembali mengumpulkan koin-koin tersebut ke dalam kaleng. Awalnya Izza tidak mau karena masih ingin bermain dengan koin-koin tersebut, tapi saat ayahnya mengajak berhitung sambil memasukkan koin ke dalam kaleng, Izza mulai merespon dan mencontoh. Simak video di bawah ini:


Yaa, meskipun Izza tidak membantu sampai beres, tapi saya anggap cukup karena dia masih bertanggung jawab. Saat ikut mengumpulkan koin, ada kalanya Izza menghampiri saya dan memberikan koin tersebut dengan maksud mengajak saya mengumpulkan koin. Hehe, Izza tidak rela jika bundanya hanya tiduran sambil membuat video. Akhirnya suami harus pergi futsal dan Izza kembali bersama saya. Seperti halnya malam-malam sebelumnya, selalu ada waktu untuk membaca buku sebelum tidur. Izza membawa 3 buku dari lacinya, setelah semuanya dibaca sesukanya dan dia sudah terlihat ngantuk, saya meminta Izza untuk menumpuk 3 buku menjadi satu. Dalam satu perintah, ternyata dia mengerti yang saya maksud. Memang sih, hal seperti ini tidak bisa berhasil dalam satu kali. Sebelumnya saya memang sering meminta Izza untuk beres-beres seperti apa yang saya lakukan, bahkan sebelum tantangan ini dimulai. Alhamdulillah membuahkan hasil.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar Anda ^^