1.12.17

Game Level #2: Melatih Kemandirian - Day 2 (Tidy Up)

Game Level #2: Melatih Kemandirian - Day 2 (Tidy Up)
Game Level #2: Melatih Kemandirian - Day 2 (Tidy Up)
Hari ini masih berkutat dengan membereskan mainan atau buku sendiri dalam rangka melatih kemandirian Izza. Sayangnya untuk hari ini, sebagian besar masih bunda dan ayah yang beraksi. Dalam foto di atas terlihat ruang tamu yang berantakan dengan mainan dan beberapa buku dimana-mana. Sedangkan sang empunya alias anak gadis, Izza, lebih memilih bermain dengan hal lain yang menurutnya lebih menarik. Hmm, susah kalau Izza sudah punya kemauan yang membuatnya tertarik.


Ceritanya, hari ini kami lebih banyak bermain di halaman rumah, lebih tepatnya Izza dan ayahnya sedangkan saya betugas di dapur. Saya memasak untuk sarapan untuk suami sedangkan Izza dibelikan bubur. Mereka ternyata bermain air sambil menyiram tanaman dan memindah bibit anggur ke polybag. Setelah semua beres dan mandi pagi, Izza sarapan bersama saya sedangkan ayahnya membereskan mainan yang ada di halam rumah. Ini sih karena saya lupa bilang ke suami untuk mengajak Izza membereskan mainan, hehe. Setelah sarapan Izza kembali mengeluarkan buku dan beberapa mainan dari keranjang, saya biarkan karena saya harus sarapan dan membereskan dapur. Izza kembali bermain bersama ayahnya (salah satu nikmatnya hari libur, suami lebih banyak membersamai anak). Akhirnya Izza bermain bersama saya saat ayanya berangkat sholat Jumat.

Saya memanfaatkan waktu untuk makan siang bersama Izza, maksudnya saya menyuapinya (the next skill) karena selepas sholat Jumat, kami ada rencana untuk keluar rumah. Setelah makan siang saya mulai mengajak Izza untuk membereskan mainannya. Awalnya berjalan lancar karena Izza mau mengembalikan mainan ke keranjang dan buku ke laci. Tapi semua itu berhenti seketika Izza menemukan sepatu baru yang ada di bawah kursinya. Jadilah dia meminta untuk mengenakan sepatu baru dan enggan untuk melanjutkan aktivitas membereskan mainan. Sudah saya coba sambil membujuknya tetap tidak berhasil, Izza lebih memilih berlari kesana kemari, naik turun kursi, bahkan sempat ke kamar untuk berkaca di lemari, hehe. Yaaa, namanya anak kecil, proses belajar tidak bisa sekali dua kali sehari dua hari, harus butuh pengulangan. Akhirnya saya dan suami bahu membahu membereskan mainan dan buku sebelum keluar rumah. Dan, saat pergi keluar pun, Izza memilih sepatu barunya, hehe.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar Anda ^^