14.11.17

Game Level #1: Komunikasi Produktif - Day 13

Pada tantangan komunikasi produktif yang kesekian kalinya, saya berusaha untuk konsisten menggunakan kaidah yang ada yang komitmen untuk terus menjaganya. Tidak bisa mulus setiap waktu, memang, tapi saya selalu berusaha untuk mejaga emosi tetap stabil dan Alhamdulillah lumayan berhasil. Saat dengan anak, saya selalu mengingat bahwa Izza memang belum bisa benar-benar memahami apa yang saya inginkan. Dia masih bayi dan butuh panduan, maka tugas saya memandunya bukan memaksakan kehendak. Saat dengan suami, saya ingat bahwa ridhonya bisa membawa saya ke surga (ini setelah nonton ceramah seorang ustad di youtub). Selama saya bersikap baik dan manis terhadap suami dan anak, maka saya akan mendapatkan hal yang sama.


Video tersebut tadi sore saat Izza ngotot ingin buka kulkas, biasanya saya akan langsung membawanya keluar dapur dan mengalihkan perhatiannya. Tentu saja hal ini tidak baik jika terus menerus dilakukan. Maka dengan lapang dan sabar saya mengikuti kemauannya dan ternyata ini bisa membangun komunikasi yang baik antara kami. Dalam video tersebut saya terdengar bawel, ya? Hehe, karena saya ingin terus menstimulus Izza agar semakin lancar berbicara. Dan juga saya bisa mengetahui preferensi seperti apa yang disukai olehnya.


Saat Izza membuka kulkas ternyata dia ingin susu, konsisten, dan ternyata benar dia meminumnya. Hal semaca ini yang ingin terus saya kembangkan, bukan berarti saya selalu menuruti apa maunya. Tapi memberikan kesempatan pada Izza untuk eksplor lebih banyak lagi. Kaidah-kaidah yang saya gunakan masih sama seperti: menggunakan suara dan intonasi yang ramah, KISS, mengatakan yang saya inginkan, memberikan pilihan, meyakinkan bahwa dia BISA, dan tentunya dengan emosi yang stabil.


Sedangkan komunikasi dengan suami untuk hari ini tidak banyak karena beliau sedang pergi dinas ke Kapuas, maka pernyataan yang berkali-kali saya ajukan adalah “kapan pulang”, “sudah beres, belum?”, dan semacamnya seperti chat di bawah ini:

Game Level #1: Komunikasi Produktif - Day 13
Game Level #1: Komunikasi Produktif - Day 13

Meski awalnya saya agak gondok dengan dinas hari ini (karena mendadak dan suami berangkat subuh) tapi hal yang selalu saya ingat adalah: “suamiku sedang mencari nafkah untuk keluargaku, jika aku ikhlas maka akan mendapat barokah lebih banyak.” Alhamdulillah emosi dan rasa gondok perlahan hilang. Kaidahnya masih sama dan terlebih dulu redam amarah, pilih diksi semanis mungkin.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar Anda ^^