21.11.15

ML Saat Hamil Muda

Beberapa hari lalu, seorang teman yang sedang hamil muda, sekitar 7 minggu, bertanya tentang pantangan dan anjuran untuk ibu hamil terutama saat di trimester 1. Saya, sih, mengulang kembali apa yang dikatakan oleh dokter kandungan seperti makan yang bergizi, tidak harus banyak yang penting intensitasnya sering dan bergizi, hindari makanan yang mengandung pengawet dan msg. Dan sampai pada kalimat, jangan berhubungan dulu, teman saya sepertinya kaget dengan pernyataan saya saat itu. Saya, sih, menjelaskan kalau itu sesuai dengan anjuran obgyn karena saya punya riwayat keguguran. Tapi semestinya berlaku juga untuk wanita hamil muda lainnya. Menurut hasil percakapan saya dengan beberapa teman yang pernah atau sedang hamil, berhubungan saat istri hamil itu tergantung dari kondisi rahim masing-masing ibu. Ada teman yang tidak mendapat larangan sama sekali asal dilakukan dengan aman, ada pula yang harus stop selama 9 bulan karena kondisi rahim yang lemah.

Berhubungan badan saat istri hamil muda bisa saja dilakukan asal aman dan sperma suami tidak dikeluarkan di dalam miss.v, alasannya karena sperma mengandung protein yang bisa membuat kontraksi dini pada rahim yang bisa menyebabkan kelahiran prematur atau keguguran pada hamil muda. Dan, sebaiknya berhati-hati dengan guncangan yang ditimbulkan, jika guncangan terlalu kuat juga bisa membahayakan janin (sumber). Sepertinya, hal inilah pemicu utama keguguran saya beberapa bulan lalu selain capek yang menumpuk setelah pindahan, opname, dan mudik lebaran. Ya, saat itu saya dan suami masih berhubungan badan secara rutin seperti biasanya setelah hampir satu bulan LDR. Mau dibilang bodoh ya entahlah karena kami memang tidak tahu aturannya, obgyn sebelumnya pun tidak memberi larangan kepada kami. Saat itu kami baru menikah 2 bulan dan LDR, bok, itu yang menjadi alasan kami tetap berhubungan secara normal. Ditambah dengan aktivitas berat lainnya yang saya lakukan. Sebuah pelajaran yang sangat berharga.

3.11.15

USG Pertama Kehamilan 6 Minggu

Setelah menunggu telat menstruasi selama 2 minggu, akhirnya kami memutuskan untuk cek ke dokter agar mendapat kepastian tentang kehamilan saya yang kedua ini. Tanggal 30 Oktober lalu, kami ke salah satu klinik dokter kandungan yang dulu juga menangani kehamilan saya yang pertama. Obgyn saya ini laki-laki, namanya Dr. Franky Sumarlie, yang sejauh ini paling cocok cara penanganannya daripada 2 obgyn saya sebelumnya. Dr. Franky sempat bercanda kalau saya hamil terlalu cepat padahal baru 2 bulan keguguran, tapi kan saya mengikuti saran beliau yaitu minimal jeda 2 kali mens, hehe. Tanpa banyak kata langsung berbaring untuk usg, saat itu usia kehamilan saya 6 minggu. Rasanya dag dig dug sekali saat seorang perawat memberikan gel di perut saya, saat alat usg menyentuh perut ternyata langsung terlihat kantung kehamilan yang cukup besar. Alhamdulillah, terima kasih Allah ya Rabb.

Hasil usg 6w
Hasil usg usia 6w, sehat terus ya, Nak, biar kakak bahagia di atas sana
Dokter pun melanjutkan ekspansi alat usg untuk mendapat gambar yang jelas dan janin pun sudah terlihat panjang dan cukup tegas. Pada saat usg ada 2 tampilan yaitu saat kantung kehamilan berbentuk bulat dan panjang, ternyata dokter memilih bentuk yang panjang seperti gambar.