18.5.15

Terlambat Mens Tapi Hasil Testpack Negatif

Sudah empat hari saya terlambat datang bulan setelah satu bulan pernikahan dengan suami terganteng. Sebelumnya, saya belum pernah mengalami terlambat menstrusai selama itu, karena jadwal menstruasi saya selalu teratur 28 hari. Mentok kalau terlambat ya paling maksimal dua hari saja. Rasa gundah gulana menyelimuti hati, terselip rasa bahagia luar biasa karena berpikir kalau saya ini hamil. Ya, namanya juga pengantin baru, kalau terlambat menstruasi pasti menjadi berita spesial. Saya pun bercerita pada suami yang ada di seberang pulau lalu beliau meminta saya untuk melakukan tes urin. Antara takut dan penasaran, sorenya saya membeli dua testpack yang seharga tiga ribu dan dua puluh ribu. Serakah langsung beli dua, hehe.

Esok subuh bangun tidur saya langsung ke kamar mandi untuk uji urin dengan testpack yang mahal. Gemetar. Dada berdegub dengan kencang. Setelah 3 menit mengamati setiap perubahan yang ada pada testpack tersebut raut muka berubah menjadi sedikit kecut karena garis kedua tak kunjung hadir dalam testpack mahal itu. Setelah selesai sholat subuh pun saya terus mengamati garis merah tersebut. Masih satu garis. Saya mengulang uji urin dengan testpack kedua di hari ke enam terlambat mens. Sama. Hanya satu garis saja yang muncul.

Sedih. Kecewa. Dan akhirnya saya menangis.

Dan, sore hari tersebut, bulan pun datang. Saya menstruasi. Semakin menjadi-jadi rasa kecewa saya. Hmmm... wajar kan, ya, kalau saya kecewa? Cerita ke suami, beliau menguatkan. Dan berakhir dibelikan tiket ke Sampit untuk lembur bikin anak lagi, hehe.

Setelah mencari tahu ke berbagai sumber, hal seperti yang saya alami memang wajar. Biasanya, wanita yang baru saja menikah dan kawin akan mempengaruhi hormon. Jadwal menstruasi yang biasnya teratur bisa jadi berantakan, dan sebaliknya. Bisa jadi juga karena pengaruh pikiran yang bisa mengubah siklus menstruasi. Tapi pengaruh terbesar memang hormon. Ya, semoga saja bulan depan sudah teratur lagi, atau semoga bulan depan hasil testpack positif setelah bertemu suami di Sampit, aamiin.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar Anda ^^